Header Ads

Sejarah dan Kiprah Dakwah Tuan Guru M. Zainudin Arsyad dan Marakit Ta'limat.

SIMPULNTB.COM. Dimana ada Yayasan Pondok Pesantren Marakitta’limat, Disanalah nama besar Tuan Guru M. Zainudin Arsyad akan dikenang. Tuan Guru M. Zainudin Arsyad adalah pendiri Yayasan Pondok Pesantren Maraqitta'limat yang berlokasi di Desa Mamben, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, NTB.

Ulama’ ini merupakan merupakan alumunus Madrasah Darul Ulum, Makkah Al-Mukarromah yang mendapatkan predikat Mumtaz dari para masyayikhnya.  Pada waktu itu, Darul Ulum merupakan madrasah yang banyak diminati oleh orang Indonesia, diantara masyayikhnya yang terkenal adalah Syekh Muhammad Yasin Padang.

Syekh Yasin Padang adalah guru sekaligus teman bagi M.Zainuddin. Darul Ulum terletak di sebuah perkampungan yang diberi nama Jarwal kurang lebih 1 km dari Masjidil Haram. Namun, kini Darul Ulum sudah tidak bisa didapatkan lagi karena diambil alih oleh pemerintah Arab Saudi. Pada tahun 1930, TGH.M.Zainuddin Arsyad memutuskan kembali ke tanah air tempat kelahirannya guna mengajarkan masyarakat yang bodoh terhadap agama pada waktu.

Dalam catatan H. Sahlan Rafiqi Sasaky, menceritakan bahwa terkait cerita dari sesepuh masyarakat desa Mamben Lauk. Disampikannya, ketika TGH.M.Zainuddin Arsyad kembali ke tanah air beliau sama sekali tidak bisa berbahasa Sasak ataupun Indonesia.  TGH.M.Zainuddin Arsyad, hanya menggunakan bahasa Arab. Namun karena kecerdasannya, maka dalam waktu yang singkat beliau sudah fasih bahasa sasak dan Indonesia.

Cara dan Ahklak Dakwah TGH.M.Zainuddin Arsyad

Saat kembali ke tanah air, TGH.M.Zainuddin Arsyad sangat prihatin melihat kondisi masyarakat pulau Lombok yang pada waktu itu masih banyak yang tidak paham dengan agama Islam, Sehingga beliau membentuk sebuah pengajian kecil-kecilan di rumahnya.

Selain itu, TGH.M.Zainuddin Arsyad juga melihat kondisi masyarakat yang ada di pesisir pantai, yang masih banyak belum beragama islam, karena melihat seperti itu akhirnya beliau memutuskan untuk melakukan misi dakwah ke daerha-daerah pesisir di pulau Lombok.

Misi dakwah beliau dilakukan dengan berjalan kaki mengelilingi pesisir pulau Lombok diantaranya adalah Sambelia, Obel-Obel, Swela, Sapit, Santong, Gangga, Sembalun dan Bayan. Sumber menyebutkan bahwa beliau berdakwah sambil berdagang. Menurut penuturan salah seorang jamaah Yayasan Maraqitta’limat Bayan, TGH.M.Zainuddin Arsyad adalah salah seorang ulama yang santun dan penyabar.

Masih dalam sumber yang sama, beliau sering memberikan pinjaman uang kepada msyarakat yang membutuhkan. Beliau tidak segan-segan membebaskan hutang kepada seseorang apabila orang tersebut mau menjalankan syariat islam sepenuhnya.

Melihat akhlak beliau yang seperti itulah akhirnya banyak masyarakat berbondong-bondong m,enyatakan diri masuk ke dalam agama islam. Di mana beliau singgah melakukan misi dakwah, disitulah beliau mendirikan madrasah-madrasah sebagai tempat mengaji bagi masyarakat.

Ngiring Baca Bacaan Terkait


No comments