Header Ads

Kiprah dan Hikmah Berita terkait Pedofilia

SimpulNTB.CO. Fedofilia sedang menjadi momok yang sangat menakutkan di Indonesia. Media massa Nasional banyak membahas masalah Pedofilia. SimpulNTB.CO sebagai media dengan jargon berita, cara, kisah dan kiprah berinisiatif menghadirkan catatan terkait Kiprah dan Hikmah pemberitaan terkait.

SimpulNTB.CO menyampaikan terimakasih kepada para Jurnalis dan media massa (Kompas, Republika dan sumber terkait) yang terus aktif memberitakan terkait momok dan dosa besar ini.  Semoga bisa menjadi rujukan kita semua untuk terus mengawasi anak.

Karena setara dengan catatan Kompas.com, Kejahatan anak bukan kasus baru di Indonesia. Catatan ECPAT pada September 2016 hingga Februari 2017, ada enam kasus kejahatan anak dengan jumlah korban yang cukup besar, yakni 157 anak.

Kasus ini tersebar di empat provinsi dan enam kabupaten di Indonesia. Kejahatan seksual terhadap anak merupakan bukti dari lemahnya pengawasan orangtua terhadap anaknya dari lingkungan sekitar. Monitoring ICJR juga menunjukkan data yang kurang lebih sama.

Baca dan Share :
Sebarkan, Kiprah dan Hikmah Berita terkait Pedofilia
Bahaya Jaringan Pedofilia, Pihak Facebook Diminta Mengawasi
Tolong Share, Ikut Cegah Bahaya Pedofilia!!!
Tolong Share dan Ikut Cegah Bahaya Pedofilia!!!
Lindungi Anak Dari Bahaya Pedofilia
Cara Melindungi Anak dari Pedofilia ala Dokter

“Di tahun 2015 sebelumnya, kasus kejahatan anak di dunia maya mencapai 29 laporan. Ironisnya, hanya satu perkara yang masuk ke tahap penuntutan. Dari fenomena itu, ditemukan pula kasus pelecehan seksual yang dilakukan anak terhadap anak,” catatan sumber DISINI.

Kembali kepada Kiprah dan Hikmah terkait Pedofilia, kami rangkai menjadi sebuah harapan sebagaimana yang dijelaskan dr.Andri,SpKJ,FAPM, berikut uraiannya :
1. Lebih Percaya kepada apa yang dikatakan anak kita. Karena, ketika anak-anak mengungkapkan mereka mengalami pelecehan seksual, mereka mengatakan kebenaran hampir 95-98%.
2. Kita mengetahui bahwa Pelecehan seksual terjadi ketika seorang anak sendirian dengan pedofil di dalam mobil, toilet, ruang kelas kosong atau lorong, atau bahkan di daerah tersembunyi dari tempat umum seperti kantong tidur bersama di saat camping bersama atau bioskop yang gelap. Oleh sebab itu mari hindari membiarkan mereka sendirian tanpa pengawasan orang tua.
3. Semoga kita tetap mewanti bahwa Orang dewasa yang tidak dikenal tidak diperbolehkan memiliki komunikasi pribadi dengan anak kita melalui SMS, WA, BBM, email, panggilan telepon, atau sendirian dengan mereka. Jangan lupa masalah kekerasan seksual kepada anak juga bisa melibatkan orang terdekat dari si anak sendiri seperti pamannya.
 4. Kita harus tetap waspada dan memastikan bahwa anak kita tahu dan menggunakan kata-kata yang benar untuk bagian pribadi mereka: penis, vagina, skrotum, testis, anus, payudara, puting, dll.. Jika mereka mulai merujuk ke vagina mereka sebagai sesuatu yang bisa “dimakan" atau dinikmati, kita harus mulai menanyakan secara detail kepada anak kita tentang siapa yang mengatakan hal tersebut pertama kepada mereka.
5. Kita harus menghindari situasi rumah tangga yang rentan; besar tanpa seorang ayah yang peduli untuk mereka, atau dengan orang tua sibuk yang membiarkan mereka pergi ke berbagai tempat sendiri, keluarga bercerai atau bahkan keluarga dengan orang tua yang sakit keras sehingga perhatian kepada anak menjadi berkurang. Seorang anak yang sedih, kesepian, atau penuh konflik lebih mudah untuk dimanipulasi oleh pedofil.
6. Kita harus pahami bahwa ketika anak mulai bercerita masalah terkait pengalaman yang sekiranya bernuansa seksual, jangan bereaksi berlebihan terlebih dahulu. Dengarkan mereka sampai habis agar kita mendapatkan cerita yang jelas. Reaksi kita yang berlebihan akan membuatnya diam dan memilih untuk menyimpan sendiri cerita detailnya.
7.  Kita harus hati-hati dan waspada, sebab pelaku pedofilia bisa di mana saja berada, bahkan di sekitar kehidupan si anak sehari-hari.

“Hanya kewaspadaan yang baik dan pendidikan yang baik kepada anak yang bisa sedikit mengurangi risiko dari tindakan pelaku pedofilia. Semoga Allah melindungi kita semua, dan keturan dari bahaya besar ini.

No comments